Ekowisata Jembatan Cinta. Foto : Istimewa

BEKASI - Pandemi covid-19 berdampak ke sektor pariwisata di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Salah satunya, kawasan ekowisata, Jembatan Cinta, di Kampung Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya.

Dilansir dari laman bekasikab.go.id, Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Agus Arief Setiawan mengatakan, suasana pandemi yang terjadi belakangan ini membuat kawasan yang dijadikan Pusat Restorasi Pembelajaran Mangrove (PRPM) ini ditutup sementara untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

"Sebelum pandemi terjadi, lokasi yang juga memiliki lahan konservasi mangrove seluas 4 hektare ini, tak pernah sepi didatangi wisatawan, baik dari warga lokal maupun luar daerah, terlebih saat akhir pekan," kata Agus, Kamis (19/8/21).

Ia melanjutkan, padahal adanya ekowisata Jembatan Cinta, pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar mengalami kemajuan sekitar 70 persen.

"Tapi tidak bisa dipungkiri, adanya wabah pandemi Covid ini sangat berdampak kepada pendapatan warga karena tidak adanya pemasukan dari pengunjung," ucapnya.

Ia berharap pandemi Covid-19 bisa cepat berlalu agar ekonomi warga di sekitar Jembatan Cinta dapat kembali menggeliat dan berjalan normal seperti biasa. (Setiawan/bekasi24jam)

Berita Terkait

Berlangganan