BEKASI 24 JAM

9 TPS di Bekasi Terancam Pemungutan Suara Ulang

Bekasi - Proses pencoblosan di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Bekasi mengalami masalah. Bawaslu Kota Bekasi merekomendasikan agar pemungutan ulang di TPS-TPS tersebut dilakukan pemungutan suara ulang.

"Data kami ada 9 TPS rencananya akan kami rekomendasikan kepada KPU dilakukan penungutan suara, dikarenakan tidak tersedia salah satu jenis surat suara karena tertukar," kata Ketiua Bawaslu Kota Bekasi Tommy Suswanto kepada wartawan, Kamis (18/4/2019).

Tommy mengatakan, persoalan tersebut terjadi di TPS-TPS yang tersebar di 4 kecamatan di antaranya di Kecamatan Bekasi Utara, Medan Satria dan Aren Jaya. Tommy merekomendasikan pemungutan suara ulang karena pemilu serentak.

"Persoalannya pemilu serentak, maka otomatis jika salah satu gugur maka semuanya gugur. Asumsinya kalau parsial, hari ini pemilih yang 17 April datang 100 persen, bisa tidak menjamin 300 orang datang juga di DPRD Provinsi, ini jadi tolok ukur," jelasnya.

Sementara Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengonfirmasi 6 TPS akan dilakukan pemungutan suara ulang, yakni TPS 116 dan 166 Kelurahan Aren Jaya karena tidak tersedianya surat suara pilpres dan DPD RI. Kemudian, TPS 224, 225, 227, dan 242 di Kelurahan Kaliabang karena tidak tersedia surat suara DPRD Provinsi Jawa Barat.

Sednag di 3 TPS Kelurahan Pejuang yakni TPS 193, 14, 119, belum dipastikan akan dilakukan pemungutan suara ulang.

"Karena ada laporan dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) kalau surat suara sudah terpenuhi tapi laporan dari pengawas TPS-nya ternyata beda makanya saya mau sinkronkan dulu dengan bawaslu," ujar Nurul.

KPU belum memastikan waktu pemungutan suara ulang tersebutu. Aturan dari KPU pusat, disebutkan pemungutan suara ulang dilaksanakan pada hari libur selama 10 hari setelah hari H. 

"Karena untuk PSU pelaksaannya 10 hari dari H dan hanya hari libur, berarti pilihannya Jumat besok libur, Sabtu, Minggu atau akhir pekan depannya," ujar Nurul.

Baca Juga:

TERKINI

Kontribusi Sekolah Selamat Pagi Indonesia Dalam Pendidikan Kewirausahaan Dunia melalui UNESCO

BEKASI - >Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) didaulat menjadi pembicara pada gelaran 8th >UNES [...]

Dealer Mitsubishi Arista Kalimalang Gelar Xpander Pinter Bener Showroom Festival

JAKARTA - Dealer Mitsubishi Arista Kalimalang menggelar acara Xpander Pinter Bener Showroom Festival, Sabtu (12/10). [...]

Agar Diperhatikan Idolanya, Wanita Ini Pasang Bilboard di Bekasi

BEKASI - Warganet dihebohkan dengan unggahan akun twitter @elvira_irena. Dalam unggahannya, pemilik akun menampilkan [...]

Summarecon Perkenalkan Hunian Pertama Berteknologi Tenaga Surya di Bekasi

BEKASI - PT Summarecon Tbk. perkenalkan kawasan hunian terbaru The Orchard di Bekasi, Jawa Barat. Kawasan hunian ini [...]

Consina Buka Cabang Kedua di Juanda Kota Bekasi

BEKASI TIMUR - Consina kembali membuka gerainya di Kota Bekasi. Kali ini lokasinya berada di Jalan Ir. H. Juanda No 1 [...]

Ogah Dinasehati, Anak Ini Bunuh Ayah Tirinya Sendiri

TAMBUN SELATAN - AR, Pria berusia 16 tahun menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap ayah tirinya sendiri, SJ (39) [...]

BFI Finance Berikan Sumbagan Portofolio Pembiayaan RP. 327,9 Miliar di Bekasi

BEKASI - PT BFI Finance Indonesia Tbk Wilayah Jawa Barat 2 menyebut Bekasi menyumbang portofolio pembiayaan sebesar R [...]

Tinjau Kebakaran Pasar Baru, Tri Adhianto : Pedagang Kita Relokasi

BEKASI - Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto meninjau langsung Kebakaran yang terjadi di Pasar Baru, Bekasi Timur pad [...]

Siswa Belajar di Lantai, Netizen : Pekayon Bahkan Dekat Kediaman Wali Kota Bekasi

BEKASI - Adanya siswa di SD Negeri Pekayon Jaya 3 belajar di lantai menimbulkan berbagai reaksi di dunia maya. Hal it [...]

Siswa Duduk di Lantai, Guru SD Negeri 3 Pekayon Jaya : KBM Terganggu

PEKAYON - Pihak sekolah SD Negeri Pekayon Jaya 3 Bekasi mengaku telah mengajukan pengadaan bangku dan meja ke Dinas P [...]