BEKASI 24 JAM

Luapan Kali Bekasi Berdampak Ke Pemukiman Warga

BEKASI - Air hujan yang melebat sejak Jumat (10/5/2019) Dini Hari di wilayah Bogor, Jawa Barat menyebabkan permukaan Sungai Cileungsi meningkat. Hal itu membuat sejumlah permukiman warga terendam banjir hingga setinggi 80 cm pada Sabtu (11/5/19) Pagi.

Tiga RW di Desa Sumur Batu dan Cibongas, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor (Jawa Barat), terendam luapan air sungai Cileungsi.

Berdasarkan pantauan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) atas laporan sejumlah anggotanya, banjir juga merendam sebagian rumah warga di perumahan Villa Nusa Indah (VNI) 1, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Sementara genangan air menutupi badan jalan  dilaporkan terjadi di perumahan VNI 2, Pondok Mitra Bekasi (Kota Bekasi). Air merembes dari tanggul terjadi di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP, Kota Bekasi).

Menurut Ketua KP2C, Puarman, curah hujan yang sangat tinggi terjadi di hulu sungai sejak Jumat tengah malam  pukul   23.30 WIB. Akibatnya,  'top level' alat ukur Tinggi Muka Air (TMA-pheiscaal) KP2C di sungai Cileungsi (Jembatan Wika, Kecamatan Wanaherang, Kabupaten Bogor) tercatat 390 cm.

Kondisi tersebut menyebabkan top level pheilcaal TMA di titik pantai P2C (Pertemuan sungai Cileungsi-Cikeas) di perumahan PGP mencapai 680, adalah angka tertinggi sepanjang musim hujan saat ini.

Sejauh ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Kerugian materi berupa rusaknya barang-barang akibat banjir juga dapat diminimalisasi. Kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, masih sempat diungsikan pemilik.  Ini karena warga terdampak sungai sudah siaga sejak 4-5 jam sebelum air sampai di permukimannya.

"Melalui info peringatan dini ancaman banjir yang disebarkan KP2C kepada sedikitnya 6.300 anggota  melalui WhatsApp grup dan media sosial, warga terdampak sudah mempersiapkan segalanya beberapa jam sebelum air tiba di lokasinya," jelas Puarman.

Mulai pk. 07.30 WIB, TMA di Cileungsi maupun P2C berangsur turun. "Namun warga harus tetap waspada karena ketika TMA P2C belum benar-benar turun aman, hujan lebat terjadi kembali di hulu sungai, maka ancaman banjir akan muncul kembali," ujar Puarman mengingatkan. (KP2C)

Baca Juga:

TERKINI

Kontribusi Sekolah Selamat Pagi Indonesia Dalam Pendidikan Kewirausahaan Dunia melalui UNESCO

BEKASI - >Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) didaulat menjadi pembicara pada gelaran 8th >UNES [...]

Dealer Mitsubishi Arista Kalimalang Gelar Xpander Pinter Bener Showroom Festival

JAKARTA - Dealer Mitsubishi Arista Kalimalang menggelar acara Xpander Pinter Bener Showroom Festival, Sabtu (12/10). [...]

Agar Diperhatikan Idolanya, Wanita Ini Pasang Bilboard di Bekasi

BEKASI - Warganet dihebohkan dengan unggahan akun twitter @elvira_irena. Dalam unggahannya, pemilik akun menampilkan [...]

Summarecon Perkenalkan Hunian Pertama Berteknologi Tenaga Surya di Bekasi

BEKASI - PT Summarecon Tbk. perkenalkan kawasan hunian terbaru The Orchard di Bekasi, Jawa Barat. Kawasan hunian ini [...]

Consina Buka Cabang Kedua di Juanda Kota Bekasi

BEKASI TIMUR - Consina kembali membuka gerainya di Kota Bekasi. Kali ini lokasinya berada di Jalan Ir. H. Juanda No 1 [...]

Ogah Dinasehati, Anak Ini Bunuh Ayah Tirinya Sendiri

TAMBUN SELATAN - AR, Pria berusia 16 tahun menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap ayah tirinya sendiri, SJ (39) [...]

BFI Finance Berikan Sumbagan Portofolio Pembiayaan RP. 327,9 Miliar di Bekasi

BEKASI - PT BFI Finance Indonesia Tbk Wilayah Jawa Barat 2 menyebut Bekasi menyumbang portofolio pembiayaan sebesar R [...]

Tinjau Kebakaran Pasar Baru, Tri Adhianto : Pedagang Kita Relokasi

BEKASI - Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto meninjau langsung Kebakaran yang terjadi di Pasar Baru, Bekasi Timur pad [...]

Siswa Belajar di Lantai, Netizen : Pekayon Bahkan Dekat Kediaman Wali Kota Bekasi

BEKASI - Adanya siswa di SD Negeri Pekayon Jaya 3 belajar di lantai menimbulkan berbagai reaksi di dunia maya. Hal it [...]

Siswa Duduk di Lantai, Guru SD Negeri 3 Pekayon Jaya : KBM Terganggu

PEKAYON - Pihak sekolah SD Negeri Pekayon Jaya 3 Bekasi mengaku telah mengajukan pengadaan bangku dan meja ke Dinas P [...]