Ilustrasi Kriminal/bekasi24jam

Jatiasih - Malam Takbir lalu diwarnai dengan aksi saling ejek berujung kematian. Hal itu terjadi di Jalan Raya Kodau, RT 02, RW 03, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Rabu (5/6/19). 

Peristiwa itu menyebabkan Putra Aditya (18) setelah dikeroyok dan dibakar hidup-hidup dengan bensin eceran. 

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana mengungkapkan, kejadian bermula dari saling ejek antar kelompok pelaku dan korban. Ketika itu, korban melintas dengan tujuh temannya menggunakan tiga sepeda motor. 

"Saat di seorang teman korban mengejek sehingga membuat kelompok pelaku kesal, lalu pelaku bernama Rio mengejar korban," kata Eka saat di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu (12/6/19) Sore. 

Lebih lanjut, korban sempat turun lalu menantang pelaku. Namun, teman korban lainnya langsung meninggalkan korban di TKP.

"Ketika itu terjadilah pekelahian, pelaku memukul korban, satu pelaku mengambil bensin eceran dan menyiram ke korban selanjutnya di sulut menggunakan korek api," tambahnya.

Menurutnya, warga sekitar sempat menyelematkan korban setelah api membakar tubuhnya. Kejadian itu membuat korban mengalami luka bakar pada bagian kepala dan tubuh. 

"Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati selama dua hari sebelum akhirnya meninggal dunia," tuturnya.

 

Dari kejadian itu, polisi mengamankan empat pelaku, diantaranya Rizky Ade Syahputra (26), Nurhamzah (24), T-G (15) dan Angga Priyanto (22). 

"Kita jerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan hingga meninggal dunia, ancaman hukuman minila 7 tahun penjara," pungkasnya.

Berita Terkait

Berlangganan