Polisi menyita sejumlah alat bukti dari rumah terduga teroris Surnato di Perumahan Griya Setu Permai, Sabtu (26/10/19).

BEKASI - Densus 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penangkapan dan penggeledahan di empat lokasi wilayah Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (26/10/19). 

Lokasi pertama, polisi menggeledah rumah terduga teroris Suranto Giatmoko di Perumahan Griya Setu Permai, RT 07 RW 10, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Penggeledahan rumah ini menyangkut penangkapan Suranto di Jalan Pangkalan 9 Kelurahan Limus Nunggal, Cileungsi pada Sabtu (26/10/19) Pagi.

"Hasil penggeledahan ada beberapa dokumen dan juga seperangkat peralatan alat yg memanah diamankan," kata Kapolsek Setu, AKP Wahid Key kepada wartawan di lokasi.

Di mata tetangga Suranto dikenal kerap berpergian ke luar rumah pada akhir pekan. Para tetangga pun mengaku kaget sebab Suranto tinggal bersama istri dan empat orang anaknya sejak sepuluh tahun lalu.

"Negor sih, ibadahnya juga getol. Ya tidak menyangka aja," tutur Abdullah, Ketua RT setempat sekaligus tetangga Suranto kepada bekasi24jam.com.

Sementara tiga terduga teroris turut diamankan oleh Densus 88 di wilayah Kota Bekasi. Ketiganya diketahui berbait kepada Abu Bakar Albaghdadi dan berpartisipasi dalam kegiatan parailiter di Gunung Ceremai. 

Selain itu, mereka juga mengetahui perakitan bahan peledak oleh endang alias Abu Rafi atau Pak Jenggot. 

Berikut data ketiga penangkapan terduga teroris yang dilansir dari kompas.com, Terduga teroris pertama berinisial JF (34). Ia ditangkap di Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara sekira pukul 07.50 WIB. Terduga teroris kedua berinisial PS (39). Pria kelahiran Pati, Jawa Tengah itu diringkus di Margajaya, Bekasi Selatan sekitar pukul 09.30 WIB. Terakhir, Densus 88 mencokok HC (33), pria domisili Grogol Petamburan di Pekayon Jaya sekitar pukul 10.44 WIB.

Berita Terkait

Berlangganan