Suasana CFD Kota Bekasi. Foto : @omroy02_

BEKASI - Meski terdapat 30 orang suspect virus corona, Pemerintah Kota Bekasi tetap menyelenggarakan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, pada Minggu (15/3/20). Hal ini berbanding terbalik dengan Jakarta meniadakan kegiatan hari bebas kendaraan untuk dua akhir pekan mendatang guna mencegah penyebaran virus corona.

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, momen CFD pekan ini dimanfaatkan untuk menyosialisasikan ke masyarakat mengenai gaya hidup sehat.

"Masih tetap bahkan kita sepakat dengan Kapolres, Pak Dandim juga turun untuk menyosialisasikan salam mencoba tidak berhubungan kontak secara langsung. Jadi kita salam boleh pake tangan tapi tidak boleh dengan beberapa hal lah, tapi niatnya sama menghormati terhadap sesama," kata Tri kepada wartawan saat ditemui di Masjid Al-Barkah, Jum'at (13/3/20).

"Kami akan sosialisikan gaya hidup sehat, banyak minum air putih, makan sehat, istirahat cukup karena korona hilang. Sebenernya di suhu 26 dan 27 derajat, virus akan mati. Kita hindari kontak dgn sesama,"lanjutnya.

Diketahui Pemerintah Kota Bekasi melalui Juru Bicara Bidang Pemerintahan, Victor Yudistira mengatakan, 30 pasien tersuspect virus corona. Tiga diantaranya masih mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi. Sedangkan dua orang dinyatakan negatif dari hasil tes Kementerian Kesehatan.

Berita Terkait

Berlangganan