Setumpuk limbah medis ditemukan di TPA Sumur Batu, Bantargebang, Selasa (1/7/20).

BEKASI - Setumpuk limbah medis ditemukan bercampur bersamaan dengan sampah rumah tangga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu, Bantargebang. Diduga limbah medis itu bekas pakai penanganan Covid-19.-

Hal itu merupakan temuan dari Koalisi Persampahan Nasional. Mereka melakukan pengamatan sejak Juni 2020 di dua lokasi yakni TPA Sumur Batu (milik Kota Bekasi), dan TPA Burangkeng, Setu (milik Kabupaten Bekasi).-

Ketua Koalisi Persampahan Nasional, Bagong Suyoto menyebut, limbah medis tak seharusnya bermuara ke TPA. Jenis itu tergolong limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).-

"Sebetulnya ketentuan Menteri tentang pengelolaan limbah infeksius sampah bekas penanganan Covid itu seharusnya sesuai dengan penanganan B3," kata Bagong.

Sementara, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi khawatir limbah medis yang ditemui di TPA Sumur Batu bekas penggunaan Tim Surveilans yakni tim pemeriksa Orang Dalam Pemantauan dan Pasien Dalam Pengawasan dengan rapid maupun swab test.

"Kalau ada maser bisa saja yang digunakan masyarakat, tapi yang kita khawatirkan adalah masker yang bekas dipakai tim surveilans," kata pria akrab dipanggil Pepen di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (1/7/20).

Berita Terkait

Berlangganan