Video Capture

BEKASI - Sebuah video penolakan pemakaman jenazah diduga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kampung Ulu, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, beredar di dunia maya.

Video berudurasi tiga menit ini menggambarkan sejumlah warga tidak terima kerabatnya dimakamkan dengan protokol Covid-19. Petugas yang datang dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) diusir oleh warga sekitar.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menjelaskan, insiden itu terjadi lantaran adanya kesalahpahaman antara petugas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi dengan warga.

"Pasien inisial A ini merupakan tokoh agama. Dari riwayat penyakit, warga mengetahui bahwa yang bersangkutan atau almarhum ini memiliki riwayat diabetes dan jantung," kata Hendra saat dikonfrimasi oleh awak media, Senin (10/8/20).

Hendra menambahkan, saat meninggal dunia, hasil PCR swab testnya belum keluar dari RSUD Kabupaten Bekasi. Kemudian pihak keluarga meminta agar dimakamkan di pemakaman umum dan disolatkan di rumah. Pada saat itu ada petugas dari Gugus Tugas dari Dinkes Kabupaten Bekasi yang mendampingi.

"Kemudian dirawat di rumah sakit selama 6 hari, sudah dilakukan tes swab, namun hasilnya belum keluar. Kemudian beliau sudah meninggal duluan, sebelum hasil tes swab keluar," terangnya.

Berita Terkait

Berlangganan