Foto Istimewa

BEKASI - Pandemi covid-19 menghantam beberapa aspek kehidupan. Termasuk pada sektor perekonomian UMKM. Sejumlah usaha dengan skala kecil maupun besar banyak yang mengalami gulung tikar.

Hal serupa dialami para pelaku UMKM seperti mitra binaan Pertamina EP (PEP) Asset 3 Tambun Field baik di wilayah Bekasi maupun Karawang, yakni Kelompok Toga (tanaman obat keluarga) Villa Samudra Jaya dan Saung Hijau Srikandi yang menjual berbagai tanaman obat, jamu dan pupuk, serta Kelompok Anugrah Pratiwi yang sejak tahun 2019 lalu aktif memproduksi dan menjual mie Krystal.

Namun kini ketiga nya berhasil survive bahkan turut aktif membantu salurkan bantuan bagi tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan sekitar Bekasi, Karawang, Jakarta, juga Bandung.

Di awal pandemi, ketiga kelompok mengalami penurunan permintaan atas produk-produk yang diproduksi, sehingga pada Maret 2020 para anggota kelompok yang sebagian besar adalah para ibu rumah tangga pun minim penghasilan tambahan. Namun pada April 2020, seiring kesadaran masyarakat akan pentingnya 'di rumah saja' dan menjaga imunitas permintaan akan jamu, obat herbal serta mie Krystal pun meningkat melebihi omzet sebelum pandemi.

Omzet kelompok Anugrah Pratiwi mengalami peningkatan sebesar 150% di bandingkan penghasilan kelompok pada awal tahun 2020 hingga Maret 2020. Pada periode Januari – Maret 2020 penghasilan rata-rata kelompok sekitar Rp.7 Juta, namun periode April – Agustus penghasilan rata-rata mencapai Rp.11,2 Juta.

Hal yang sama dialami kelompok Toga Villa Samudra Jaya dan Saung Hijau Srikandi yang mengalami peningkatan omzet hingga 231%. Omzet rata-rata kedua kelompok sebelum pandemi berkisar Rp.860 Ribu, namun sekitar April 2020 hingga saat ini omzet mecapai Rp.2,85 Juta / bulan. Peningkatan permintaan pasar akan berabagi produk jamu dan jamu instan ini tentunya diikuti dengan berbagai upaya perbaikan baik dari segi rasa maupun kualitas kemasan, sehingga konsumen tetap setia dan tentunya diharapkan ada peningkatan kedepan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendemi Covid-19, Kelompok Toga Villa Samudra Jaya dan Kelompok Toga Saung Hijau Srikandi yang merupakan mitra binaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PEP Tambun, turut memberikan bantuan kepada garda terdepan penanganan Covid-19. Melalui serangkaian acara Pertamina Peduli Covid-19, kelompok mitra binaan memberikan bantuan berupa jamu segar dan jamu instan yang terbuat dari tanaman herbal guna meningkatkan stamina dan imunitas tubuh.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu para tenaga kesehatan yang bertugas menangani langsung pasien Covid-19,” ujar Kusdiyanto, Ketua Kelompok Rumah Toga Villa Samudra Jaya.

Hingga 31 Agustus 2020, kedua kelompok telah memproduksi sebanyak 500 botol jamu segar dan 243 botol jamu instan. Bantuan tersebut diberikan bersamaan dengan 300 baju hazmat, 220 buah faceshield, 50 kotak masker bedah, 1,000 pcs masker non medis, 166.5 liter hand sanitizer, wastafel protable, 20 botol cairan disinfektan, 500 botol jamu segar, 230 pcs jamu instan, 90 karton susu siap minum, 75 pasang sepatu boots untuk mendukung kesehatan dan keamanan tim pencegahan penularan Covid di sekitar wilayah kerja PEP Tambun.

Bantuan tersebut telah diserahkan kepada rumah sakit rujukan dan puskemas, seperti Wisma Atlet Kemayoran, Rumah Sakit Hasan Sadikin, Batalyon Infanteri Mekanis 202 Taji Malela, Puskesmas Babelan I, Puskesmas Babelan II, Puskesmas Tarumajaya, Puskesmas Cabangbungin, Puskesmas Muaragembong, Puskesmas Tirtajaya, Puskesmas Cibuaya, Puskesmas Pebayuran dan Puskesmas Pedes. Tidak hanya itu, Pertamina EP Asset 3 Tambun Field juga menyerahkan 2000 kg beras untuk lumbung pangan di 8 Kecamatan yang masuk wilayah operasi PEP Tambun Field, bantuan tersebut berupa beras yang bisa dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Kami bangga terhadap mitra binaan yang memiliki kepedulian terhadap pencegahan dan penanganan Covid-19. Semoga kelompok semakin berkembang dan apa yang diberikan dapat bermanfaat," tutur Krisna selaku Field Manager PEP Tambun.

Berita Terkait

Berlangganan