Foto Istimewa

BEKASI - Sebanyak dua tim sigap siaga bencana dari Yonif Mekanis 202 Tajimalela membantu evakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Danyonif Mekanis 202/Tajimalela Letkol Inf Didik Teguh Waluyo, S.IP memimpin langsung penanganan banjir oleh Tim Sigap Bencana Yonif Mekanis 202/TM ke lokasi banjir.

"Kami menerjunkan 2 SSR tim sigap siaga bencana untuk membantu mengevakuasi warga dan memberikan bantuan dorlog langsung ke masyarakat," kata Didik, Senin (22/2/21).

Bantuan yang di berikan dan didistrubusikan kepada warga terdampak diantaranya, pemberian sembako, pakaian layak pakai, minuman, maupun obat-obatan dan masker.

Pemberian bantuan tersebut diberikan setelah kunjungan dari Pangdam Jaya/Jayakarta, Kapolda Metro Jaya, Asops Kasdam Jaya, dan Unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi yang turut melakukan peninjauan langsung ke lapangan.

Diketahui, tanggul Sungai Citarum jebol dan menggenangi rumah ribuan KK di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Banjir terjadi pada Minggu, 21 Februari 2021.

Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi dan intensitas hujan meningkat sejak Jumat Siang (19/2) sampai minggu dini hari (21/2) sehingga sungai Citarum meluap dan tanggul sungai yang berada di Desa Sumber Urip jebol karena tidak mampu menahan debit air.

Banjir paling parah terjadi di Desa Sumber Urip dengan ketinggian air berkisar 0.50 - 1.80 meter. Pengungsi untuk sementara menempati posko di RM Saung Desa yang berjarak 2 sampai 3 km dari lokasi banjir.

Berita Terkait

Berlangganan