Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus (kedua dari kiri) dalam konferensi pers. Instagram

BEKASI – Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya telah menangkap 4 pelaku pembegalan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari aksi komplotan begal di Bekasi itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menerangkan cara komplotan begal di Tambun itu menentukan korbannya.

Dia mengatakan, komplotan begal di Tambun itu biasa beraksi pada malam hari. Mereka mengincar pemotor yang berkendara seorang diri dan melewati tempat sepi.

“Biasanya mereka secara bersama-sama bergerak untuk mencari tempat-tempat sepi melihat situasi korban, di tengah malam hari. Kemudian mencari sasarannya, pada pukul 00.30 WIB mereka melihat ada korban melintas  di daerah Tambun di tempat sepi,” katanya, Senin (11/10/2021).

Para pelaku yang telah mendapatkan sasaran kemudian memepet untuk memaksa berhenti.

“Sambil berteriak memberhentikan si korban, meminta barang-barang milik korban termasuk sepeda motornya,” katanya.

Pada peristiwa yang dilaporkan 26 September 2021 lalu, korban sempat melakukan perlawanan. Namun diancam menggunakan celurit yang dibawa komplotan begal motor tersebut

“Pada saat itu korban coba melakukan perlawanan tetapi diancam dengan celurit sehingga kendaraan milik korban dan juga handphone dibawa kabur oleh pelaku,” katanya.

Setelah melakukan penyelidikan, kata Yusri, pihaknya berhasil menangkap para pelaku pada 3 Oktober 2021.

“Menangkap para pelaku yang pertama si EH ini alias P, kemudian SP dan juga RH setelah itu juga berhasil mengamankan satu tersangka lagi di daerah Kecamatan Setu, Bekasi.  Jadi keempat pelaku sudah kita amankan, ada satu yang sekarang masih DPO inisialnya A, ini masih kita lakukan pengejaran karena identitasnya sudah kita ketahui,”katanya.

Berita Terkait

Berlangganan