BEKASI - Sebanyak 23 tanggul Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi dalam kondisi kritis. Hal itu diharuskan mendapatkan perbaikan secara permanen.

Pasalnya, jika tidak akan berdampak ke rumah warga yang berada di dekat Sungai Citarum. Belakangan, akibat tanggul Sungai Citarum, rumah warga terendam banjir saat debit air meninggi.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Bastari mengatakan, jumlah 23 titik tanggul yang kritis itu merupakan hasil survey yang dilakukan pihaknya. Dari jumlah itu, sudah ada enam tanggul kritis yang telah dikerjakan pada tahun 2020 lalu.

"Saat ini ada sekitar 17 tanggul kritis yang masih dalam tahap pengerjaan, tiga titik oleh Satgas Citarum Harum, sisanya oleh BBWS," kata Bastari dikutip dari bekasikab.go.id, Rabu (15/12/2021).

Ia menyebut, untuk wilayah Muaragembong tanggul yang sedang proses perbaikan permanen sebanyak sembilan titik.

Berita Terkait

Berlangganan