BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi akan merelokasi 15 rumah dan satu sekolah di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. 

Hal itu merupakan permintaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk perbaikan tanggul Sungai Citarum.

Plt Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi pengosongan lahan di sekitar lokasi tersebut untuk mempermudah pihak BBWS dalam melakukan perbaikan tanggul secara permanen. 

"Jika sudah kosong, semua perlengkapan dan alat berat bisa masuk, sehingga bisa langsung action, karena adanya dana pergeseran, sehingga pembangunan ini bisa segera dilaksanakan,” kata Akhmad Marjuki, saat meninjau kesiapan pembangunan tanggul permanen di Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, pada Selasa (14/12/2021).

Pengerjaan tanggul permanen harus segera dilakukan, sehingga tidak terjadi lagi bencana tanggul jebol seperti yang terjadi pada tahun lalu.

Sementara, sebanyak 23 tanggul Sungai Citarum di Kabupaten Bekasi dalam kondisi kritis.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Bastari mengatakan, jumlah 23 titik tanggul yang kritis itu merupakan hasil survey yang dilakukan pihaknya. Dari jumlah itu, sudah ada enam tanggul kritis yang telah dikerjakan pada tahun 2020 lalu.

"Saat ini ada sekitar 17 tanggul kritis yang masih dalam tahap pengerjaan, tiga titik oleh Satgas Citarum Harum, sisanya oleh BBWS," kata Bastari.

Berita Terkait

Berlangganan