Bekasi, bekasi24jam.com - Suasana Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1944 di Kavling Harapan Kita, RT 11 RW 9, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, nampak sepi, Kamis (3/3/2022). 

Dari pantauan, akses masuk di Jalan Merpati Bali terlihat sudah ditutup sejak pagi hari. Layaknya di daerah Bali, tak ada aktifitas warga yang mencolok selama perayaan Nyepi.

Di sudut jalan terlihat satu orang yang disebut sebagai pencalang. Ia seorang pria yang nampak mengenakan pakaian adat khas Bali. Pria yang duduk dengan membawa Hand Talking (HT) itu bertugas menjaga lingkungan agar kondusif selama perayaan Nyepi hingga Jumat (4/3/2022) pukul 6 pagi.

Warga yang berada di wilayah yang disebut Kampung Bali Bekasi itu tidak seluruhnya merayakan hari Nyepi. Tercatat warga yang merayakan Nyepi berjumlah 98 jiwa.

Ketua setempat, Puji Lestari mengatakan, kondisi ini telah menjadi gambaran tiap kali perayaan Nyepi. Warganya telah menjaga tradisi saat perayaan Nyepi sejak bertahun-tahun. Tak ada himbauan yang dikeluarkan ke warganya sebelum perayaan Nyepi.

"Karena juga tradisi dari tahun ke tahun menang begini kondisinya. Kalau dari kami pengurus tidak ada himbauan khusus berjalan seperti biasa karena sudah kebiasaan kami menjaga toleransi mereka tidak melakukan aktifitas keluar seperlunya saja," kata Puji.

"Pencalang ini hanya melihat lingkungan mana tau ada kendara di luar karena terlalu sepi jadi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan itu hanya untuk mengamankan," tambahnya.

Berita Terkait

Berlangganan