Bekasi, bekasi24jam.com - Empat remaja digiring ke Kantor Polsek Pondok Gede, Kota Bekasi. Hal itu dilakukan setelah keempat remaja itu tertangkap diduga akan melakukan tawuran.

Empat remaja itu yakni, HP, W, RA, FS, dan BN.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede, AKP Tamat Suryani mengatakan, dari keempat remaja yang diamankan satu diataranya berinisial BN membawa senjata tajam jenis celurit. Polisi menemukan sejata tajam itu dari balik baju yang dikenakan BN.

Tamat menjelaskan, keempat remaja itu terjaring di saat petugas melakukan patroli rutin di wilayah Hobi-hobi Kelurahan Jatirahayu, pada Kamis (7/4/2022) pukul 01.15 WIB.

"Pada saat kami melakukan kegiatan jaya 21, kami menghentikan empat orang dengan menggunakan 2 unit sepeda motor, pada saat kami melakukan pemeriksaan, satu diantaranya kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di balik bajunya," kata Tamat, Jumat (08/04/22).

"Setelah kedapatan membawa senjata tajam, kemudian kami amankan dan setelah dilakukan pemeriksaan, dari ke empat orang tersebut, keterangannya akan melakukan tawuran di daerah Bekasi," imbuhnya.

Sedangkan untuk 3 remaja lainnya akan dikembalikan kepada orang tuanya karena tidak terbukti membawa senjata tajam atau tindak kejahatan lain. Namun, orang tua para remaja akan diminta membuat surat pernyataan kepada petugas.

"Selanjutnya kami lakukan pendalaman dan untuk yang tiga orang tidak kedapatan membawa senjata tajam dan satu orang yang kedapatan membawa senjata tajam kami lanjutkan dengan proses hukum,"katanya.

Senjata tajam tersebut ia bawa dari rumahnya dan menurut pengakuannya belum pernah digunakan untuk melukai orang lain. Namun begitu, kasus tersebut tetap didalami oleh Unit Reskrim Polsek Pondokgede.

Pasal yang disangkakan kepada remaja berinisial BN yang membawa senjata tajam ialah dengan pasal 2 ayat (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Selain senjata tajam, polisi juga mengamankan dua unit kendaraan roda dua.

Berita Terkait

Berlangganan