Bekasi24jam - Ketua Umum Front Pemuda Muslim Maluku, Umar Kei, baru saja menghirup udara segar setelah keluar dari Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Senin (17/10/22).

Tiba di gang rumahnya di Perumahan Binalindung, Pondok Gede, Kota Bekasi, Umar disambut ratusan pemuda dari berbagai ormas yang telah menanti kepulangannya.

Usai bertemu dengan istri, keluarga dan rekan-rekannya, Umar langsung menyelenggarakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan dilanjut dengan santunan anak yatim-piatu yang berlangsung di Masjid Ar-Romlah yang berada persis di depan rumahnya.

Umar mengungkapkan rasa terima kasih kepada ulama, habaib, dan ketua ormas yang hadir dalam acara terebut. Menurutnya kehadiran mereka merupakan motivasi agar dirinya menjadi jauh lebih baik.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur, hari ini saya diberikan anugerah oleh Allah SWT, kebebasan saya banyak sekali (yang datang),” ungkap Umar usai menggelar acara maulid Nabi, Senin (17/10/22).

Awalnya, kata Umar, setelah kasus yang menjeratnya pada September 2019 lalu akan banyak masyarakat yang tidak menyukainya. Namun, lanjut Umar, sambutan atas kebebasannya hari ini dinilai sangat luar biasa.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang hadir di sini, bukan hanya hari ini tapi saya minta doa dan dukungan dari teman-teman agar kedepan saya terus melakukan hal baik dan lebih besar,” ungkap Umar.

Pantauan di lokasi Maulid Nabi di Masjid Ar-Romlah Pondok Gede, sejumlah perwakilan ormas dari Forkabi, FBR, Pemuda Panca Marga, Satria Banten, dan Pemuda Pancasila, hadir dalam acara tersebut.

Umar Kei merupakan Ketua Umum Forum Pemuda Muslim Maluku (FPMM) yang terjerat kasus narkoba. Ia ditangkap pada September 2019 karena terjerat kasus penyelundupan sabu seberat 2,91 gram ke dalam Rutan Mapolda Metro Jaya.

Saat itu, Umar ditangkap bersama dengan tiga orang rekannya yakni AS, ST alias SK, dan PH alias E.

Berita Terkait

SimpleWordPress

Berlangganan