Buruh Kecewa UMK Kota Bekasi 2024 Naik Tidak Sesuai Harapan

UMK Kota Bekasi 2024
Ratusan buruh long march di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Kamis (23/11). Foto: Dokumentasi Bekasi24jam.com

BEKASI24JAM – Buruh merasa kecewa dengan UMK Kota Bekasi 2024 yang ditetapkan oleh Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin di Gedung Sate Bandung, Kamis (30/11). Besaran UMK Kota Bekasi 2024 yang telah ditetapkan sebesar Rp.5.343.340.

Penetapan tersebut tertuang melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561.7/Kep.804-Kesra/2023 Tentang Upah Minum Kota/Kabupaten Jawa Barat Tahun 2024.

Bacaan Lainnya
Scroll to continue reading
Scroll to continue reading

“KECEWA……,” ucap Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Perwakilan Serikat Pekerja Abdul Haris saat dikonfirmasi, Kamis sore (30/11/2023).

Haris mengatakan Bey tidak menerima usulan kenaikan 14.02 persen. Usulan itu hasil kesepakatan Depeko dan ditandatangani oleh Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad. Usulan tersebut berdasarkan surat Nomor : 560/7870/Disnaker.Hijamsostek Tentang Upah Minimum Kota Bekasi Tahun 2024.

“KECEWA BERAT,” singkatnya.

Menurutnya, berdasarkan usulan Depeko tersebut ada kenaikan senilai Rp 723.186. Sehingga menjadi Rp 5.881.434.60 dari sebelumnya Rp5.158.248.30.

“Kalau ada aksi ampar-amparan itu wujud dari upaya perjuangan buruh agar rekomendasi upah yang di buat Wali Kota bisa terealisasi menjadi keputusan Gubernur,” ungkap Abdul Haris.

Ia menjelaskan, aksi tersebut merupakan bentuk aspirasi serikat pekerja dalam pengawalan upah yang layak.

“Iya kalaupun ada (aksi ampar-amparan) itu merupakan bagian dari upaya perjuangan buruh,” sambungnya.

Ikuti perkembangan informasi terbaru melalui Google News, KLIK DI SINI

 

Baca Juga :   BN Konsumsi Ganja Hasil Tanam Sendiri di Rumah, Digerebek BNN

Pos terkait