Logo PON XX Papua. Foto : Istimewa/bekasi24jam.

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi menjanjikan bonus bagi para atlet yang meraih medali di ajang PON XX Papua. Namun, bonus itu baru bisa diterima atlet yang berprestasi pada Februari 2022.

 

Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan menjelaskan, pemberian bonus bagi atlet yang meraih medali saat ini baru sebatas simbolis saja. Sebab bonus berupa uang pembinaan tidak bisa dicairkan tahun ini.

 

"Pemberiannya tahun depan ya, karena PON ini berbarengan dengan perubahan anggaran yang sudah diketok kemaren KUA PPAS (Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2021 baru saja disepakati pada Kamis (30/9/2021), jadi tidak bisa diajukan di perubahan tahun ini," kata Dani dikutip dari bekasikab.go.id, Senin (4/10/21).

 

Dani mengaku bonus para atlet diupayakan dianggarkan pada APBD 2022 sehingga selambat-lambatnya akan diterima para atlet pada Bulan Februari 2022 mendatang.

 

"Tapi di tahun depan saya minta Pak Kadispora untuk dikawal, begitu APBD mau diketok, biasanya akhir Desember sudah bisa diajukan, Januari prospek pengajuan, jadi setelat-telatnya Februari sudah sampai kepada yang berhak. Kemudian ditambah (bonus) dari provinsi juga biasanya," lanjutnya.

 

Sebelumnya bonus menanti bagi para atlet asal Kabupaten Bekasi yang menorehkan prestasi di ajang PON XX Papua. Bonus berupa uang pembinaan itu diberikan mulai dari Rp. 20 juta hingga Rp. 50 juta.

 

"Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyiapkan bonus kepada atlet-atlet Kabupaten Bekasi yang mewakili Jawa Barat. Atlet berprestasi akan di berikan bonus dengan rincian Rp50 Juta bagi peraih medali emas kemudian peraih perak diganjar Rp35 Juta serta Rp20 Juta bagi atlet peraih medali perunggu,” ungkapnya.

Berita Terkait

Berlangganan