Warta Kota, Minggu (13/1/2019).

WARGA Kota Bekasi menantikan realisasi revitalisasi Kalimalang seperti Sungai Cheyyongyecheon di Seoul, Korea Selatan.

“Sudah tak sabar ingin segera menikmati wisata air di Kalimalang. Apalagi lihat desain yang ada di IG Pak Ridwan Kamil bagus bangat,” kata Rusby Azhuri (29), warga Bekasi Barat, kepada Warta Kota, Minggu (13/1/2019).

Rusby mengatakan, wisata air di Kalimalang ini bisa menjadi suatu daya tarik masyarakat luar Kota Bekasi untuk datang.

“Ini bisa jadi destinasi wisata baru, semoga segera dimulai pembangunannya,” harapnya.

Menjawab itu, Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, revitalisasi Kalimalang itu dikerjakan oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, revitalisasi Kalimalang untuk dijadikan wisata air tak kunjung dimulai, karena menunggu proses adminstrasi. Tri Adhianto mengatakan, proses administrasi baru dimulai pada awal 2019, mulai dari leleng hingga perencanaan awal.

“Setiap sesuatu proyek pembangunan pemerintah kan ada administrasi awalnya, tidak langsung bangun. Nah, ini yang saya kira belum selesai. Kalau sudah selesai maka akan langsung dilakukan pembangunannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, revitalisasi Kalimalang bakal dilakukan di dua titik pada tahun ini, setelah pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, membangun satu titik di depan Giant Mega Bekasi.

“Alhamdulillah, informasi yang kita terina pembangunan penataan Kalimalang bisa terwujud tidak hanya satu titik, tetapi jadi dua titik, di dekat Giant oleh pemerintah pusat dan Pemprov Jabar di depan Kampus Unisma,” ungkap Tri Adhianto.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memamerkan desain akhir penataan Sungai Kalimalang di Instagram pribadinya @ridwankamil, Senin (3/12/2018).

Ridwan Kamil menggungah dua foto desain Kalimalang yang lokasinya berada di perempatan Jalan Ahmad Yani, atau pinggir Mega Bekasi Mall. Ridwan Kamil memohon doa agar rencana penataan sungai Kalimalang itu dipermudah.

“WARGA KOTA BEKASI. Ini desain akhir penataan Kali Malang di zona 1. Ada 4 zona yang direncanakan. Doakan semoga urusan kita dipermudah Allah SWT. Hatur Nuhun,” tulisnya.

Sibarani Sofian, konseptor penataan sungai Kalimalang mengatakan, desain akhir yang diunggah Ridwan Kamil tidak jauh berbeda dari desain awal yang direncanakan. Namun, ada sejumlah pembaruan karena ada proyek Tol Becakayu.

“Desainnya sama, hanya penambahan unsur di dalamnya saja. Termasuk, pembaruan soal tata letak juga, karena kan ada informasi baru soal proyek Becakayu lewat situ,” terangnya saat dihubungi, Senin (3/11/2018).

Sofian menjelaskan, pengerjaan terlebih dahulu dilakukan di zona satu atau daerah samping Mega Bekasi Mal. Di zona satu itu terdapat tempat berkumpul keluarga, komunitas, dan dibangun venue yang bisa digunakan untuk acara atau festival.

“Jadi memang fokus di tengah keramaian agar lebih bermanfaat. Pokoknya kita buat keremaian tempat kumpul kekinian seperti di alun-alun Bandung,” paparnya.

Source : wartakota

Berita Terkait

Berlangganan