BEKASI 24 JAM

Ada Kesalahan Jarak, Ini Kata Disdik Kota Bekasi

MARGAHAYU - Dinas Pendidikan Kota Bekasi menanggapi adanya jarak yang tidak sesuai saat pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMP Negeri.

Kepala Seksi SMP pada Disdik Kota Bekasi, Mawardi menyebut, kendala pertama dari faktor orangtua siswa. Sebab kurang mengetahui tata letak saat menunjukan titik rumah pada peta di google.

"Makanya ada yang suka lama saat verifikasi. Ini dari 32 ribu (siswa) itukan sudah ditangani oleh tim kita. Paling cuma 50 orang dari 32 ribu yang bermasalah," kata Mawardi, Selasa (2/7/19) saat dihubungi media.

"Sistem tidak ada yang salah, di satelit di google maps kan memang tidak bisa baca by name by address," lanjutnya.

Ia menegaskan, saat menentukan titik awal (rumah) siswa telah dikonfrimasi ke pihak orangtua. Sehingga para petugas mempertanyakan terlebih dahulu letak tersebut sudah sesuai atau tidak.

"Jadi misalkan dia alamatnya di Ki Hajar Dewantara. Nah bisa di jalan itu doang. Letak rumah ibu dimana nih, patokannya. Harus konfirmasi ke orangtua. Setelah di klik oke kan orangtua tandatangan," tutupnya.

Sebelumnya, hari kedua pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tingkat SMP Negeri di Kota Bekasi diwarnai kecemasan orangtua siswa. Hal itu terlihat saat para orangtua siswa mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik), Kota Bekasi, Jalan Lapangan Bekasi Tengah, Margahayu, Selasa (2/9/16).

Umumya, orangtua siswa yang datang ingin meminta kejelasan dari Disdik terkait adanya perubahan jarak yang tercantum pada website PPDB.

"Ya saya datang ke sini buat merubah jarak dari rumah ke sekolah. Soalnya tidak sesuai dengan jarak sebenarnya. Padahal jarak dari SMP 45 ke rumah saya cuma 550 meter. Tapi di website jaraknya sampai 2.400 meter," kata salah satu orangtua siswa, Asmaroh kepada bekasi24jam.com.

Baca Juga:

TERKINI

Ini Penyebab Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek

BEKASI -  Sebuah kendaraan truk flatbed bermuatan besi plat 60 Ton mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Tol Jak [...]

Api Melahap Gudang Besi Tua dan Tangki Kosong di Mustikajaya

MUSTIKAJAYA - Sebuah lahan yang dijadikan penyimpanan besi tua dan tangki kosong terbakar di Jalan R [...]

Kontribusi Sekolah Selamat Pagi Indonesia Dalam Pendidikan Kewirausahaan Dunia melalui UNESCO

BEKASI - >Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) didaulat menjadi pembicara pada gelaran 8th >UNES [...]

Dealer Mitsubishi Arista Kalimalang Gelar Xpander Pinter Bener Showroom Festival

JAKARTA - Dealer Mitsubishi Arista Kalimalang menggelar acara Xpander Pinter Bener Showroom Festival, Sabtu (12/10). [...]

Agar Diperhatikan Idolanya, Wanita Ini Pasang Bilboard di Bekasi

BEKASI - Warganet dihebohkan dengan unggahan akun twitter @elvira_irena. Dalam unggahannya, pemilik akun menampilkan [...]

Summarecon Perkenalkan Hunian Pertama Berteknologi Tenaga Surya di Bekasi

BEKASI - PT Summarecon Tbk. perkenalkan kawasan hunian terbaru The Orchard di Bekasi, Jawa Barat. Kawasan hunian ini [...]

Consina Buka Cabang Kedua di Juanda Kota Bekasi

BEKASI TIMUR - Consina kembali membuka gerainya di Kota Bekasi. Kali ini lokasinya berada di Jalan Ir. H. Juanda No 1 [...]

Ogah Dinasehati, Anak Ini Bunuh Ayah Tirinya Sendiri

TAMBUN SELATAN - AR, Pria berusia 16 tahun menjadi tersangka kasus pembunuhan terhadap ayah tirinya sendiri, SJ (39) [...]

BFI Finance Berikan Sumbagan Portofolio Pembiayaan RP. 327,9 Miliar di Bekasi

BEKASI - PT BFI Finance Indonesia Tbk Wilayah Jawa Barat 2 menyebut Bekasi menyumbang portofolio pembiayaan sebesar R [...]

Tinjau Kebakaran Pasar Baru, Tri Adhianto : Pedagang Kita Relokasi

BEKASI - Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto meninjau langsung Kebakaran yang terjadi di Pasar Baru, Bekasi Timur pad [...]