Pemkot Mengadakan Konfrensi Pers terkait Bekasi Night Festival, Kamis (12/3/20)

BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menegaskan Bekasi Night Festival di Summarecon Mal Bekasi, Minggu (15/3/20). Meski acara perayaan ulang tahun ke 23 itu diminta menunda acara untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Saya sekalian nyangkal ya, tolong dibikin atas nama saya. Saya menyangkal dan menyayangkan apa yang dikatakan anggota dewan yang namanya Nicodemus. Kota Bekasi jangan dibuat sebagai kota yang sangat tragis atau dramatisir," Ketua Bidang Pengembangan Kehidupan Perkotaan TWUP4 Kota Bekasi, Benny Tunggul, saat ditemui di Kantor Pemkot Bekasi, Kamis (12/3/20).

Menurut Benny, acara itu tetap berjalan lantaran Kota Bekasi tidak berada dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19. Untuk itu selama acara pihaknya akan mengupayakan tersedianya antiseptik serta tenaga medis.

"Tenaga medis ini dalam arti tetap ada ambulan. Kedua kita usahakan ada antiseptik apabila ada bersentuhan tubuh. Ketiga kalau bisa sebelum acara ada sosialisasi dahulu, supaya masyarakat diedukasi," lanjutnya.

Sebelumnya, Pemkot Bekasi diminta untuk menunda kegiayan Bekasi Night Festival sebagai rangkaian hari jadi Kota Bekasi ke 23 tahun. 

"Ya harus di pending terlebih dahulu, ini kan lagi wabah corona harusnya Pemerintah Kota di tunda terlebih dahulu acara tersebut, sampai benar-benar wabah Virus Corona ini sudah reda," kata Nicodemus Godjang, Anggota DPRD Kota Bekasi, Rabu (11/3/20).

Ia mengatakan, seharusnya Pemkot harus menghindari acara yang mengundang keramaian.

"Kan bisa di ganti kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Kota Bekasi. Yang jelas dipending dulu acara-acara yang mengundang keramaian, karena kita tidak tahu disana bertemu orang yang tidak tahu asalnya,"ungkap Nico.

Berita Terkait

Berlangganan