Ilustrasi

BEKASI - Warga di Kecamatan Sukatani bisa menukarkan sampah rumah tangga yang bernilai ekonomis menjadi uang. Hal itu sebagai terobosan agar disiplin menjaga lingkungannya dari sampah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, program itu mulai diterapkan pada Senin (13/9/21). Sebelum dibawa ke kantor Kecamatan Sukatani warga memilah sampah terlebih dahulu.

"Masyarakat bisa mengumpulkan sampah-sampah non organik yang memiliki nilai ekonomis, untuk dijual di kantor kecamatan. Nanti di kantor kecamatan ada pihak yang siap menerima dan membayar sampah tersebut,” kata Ida, Senin (13/9/21).

"Sampah-sampah tersebut bisa didaur ulang dan menjadi nilai tambah bagi lingkungan, keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Hal lain, pihaknya telah menyampaikan ke Kepala Desa untuk turut mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke aliran sungai

Berita Terkait

Berlangganan