Pj Wali Kota Bekasi Sebut Tiap Kecamatan Berpotensi Banjir

Penjabat Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad. Foto: Dokumentasi Bekasi24jam.com

Pj Wali Kota Bekasi sebut Tiap Kecamatan Berpotensi Banjir, simak selengkapnya…

Pemerintah Kota Bekasi menyiagakan sebanyak 600 personel gabungan libatkan melalui apel kesiapan siagaan bencana, dalam upaya kewaspadaan siaga bencana hidrometeorologi.

Bacaan Lainnya
Scroll to continue reading
Scroll to continue reading

Dalam hal ini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan musim penghujan sudah mulai berlangsung pada November 2023 terutama untuk wilayah Pulau Jawa Bagian Barat.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengatakan, pelaksanaan apel kesiapan siagaan bencana merupakan rangkaian dalam proses antisipasi potensi bencana dalam memasuki musim penghujan.

“Yang dimana menurut  BMKG diawal Bulan November sampai dengan Bulan Februari 2024 akan terjadi potensi cuaca musim penghujan,” ucap dia di Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Selasa (21/11/2023).

Ia menyebut, adapun ratusan personel yang dilibatkan, diantaranya terdiri dari institusi terkait seperti TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan maupun elemen masyarakat lainnya.

“Dengan langkah ini merupakan agenda rutin untuk mengecek semua peralatan, semua sarana dan prasarana  yang kita miliki. Maupun kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk harus siaga dalam mengahadapi potensi bencana yang akan datang khususnya banjir yang ada diwilayah Kota Bekasi,” jelasnya.

Selain itu, dalam menyikapi situasional kondisi banjir yang akan terjadi. Pemkot Bekasi juga akan menginstruksikan kepada setiap anggota untuk melihat secara kondisi dilapangan, apabila ada situasi wilayah yang sedianya  tengah terjadi potensi banjir agar segera didahulukan.

Baca Juga :   Warga Kota Bekasi Diminta Waspadai Pendatang Baru

Adapun Pj Wali Kota Bekasi sebut tiap kecamatan berpotensi banjir.

“Prinsipnya pada setiap kecamatan semua siap siaga, karena masing-masing kecamatan mempunyai potensi banjir. Tetapi pada saat dititik tertentu, ada yang lebih membutuhkan proses evakuasi, tentu akan kita lakukan pergeseran secara fleksibel,” pungkasnya.

 

Pos terkait