Ilustrasi 5G

Bekasi, bekasi24jam.com - Pemerintah dan penyelenggara operator selular telah mengimplementasian teknologi 5G secara komersil sejak tahun 2021. Namun, jaringan 5G secara merata di Indonesia diperkirakan terjadi tahun 2025.

Direktur Jendral Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo, Ismail mengatakan, berkaca pada pengalaman pemerintah mengimplementasikan 4G membutuhkan waktu sekitar enam hingga tujuh tahun. 

"Maka 5G tentu kita harapkan akan bisa lebih cepat dari itu, waktunya sejak diimplementasikan tahun 2021. Kita harapkan 2024 sampai 2025 sudah bisa meluas dan merata seperti halnya kondisi 4G seperti sekarang," kata Ismail dikutip dari laman kominfo.go.id, Rabu (9/2/2022).

Ismail menyebut, jika cepat diimplementasi maka kemungkinan besar Indonesia akan menanggung biaya learning dari sebuah teknologi 5G. Namun jika terlalu lambat maka akan mejadi pasar untuk tidak bisa ikut serta dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

“Jadi implementasi 5G ini merupakan sebuah keniscayaan, tapi harus kita atur ritme dan timing-nya agar implementasinya benar-benar produktif buat kepentingan bangsa dan negara,” jelasnya.

Menurut Dirjen Ismail, menandai implementasi teknologi 5G pada tahun 2021 ditandai ketika tiga operator besar di Indonesia yakni Telkomsel, Indosat XL Axiata telah menyatakan komersial dan sudah membangun di beberapa kota di dalam bentuk spot area. 

“Tapi kita tentu belum cukup puas dalam kondisi seperti ini, masih banyak tantangan-tantangan yang harus dikembangkan lagi agar implementasi 5G bisa berkembang sangat cepat atau lebih cepat dari yang kita harapkan,” tandasnya.

Berita Terkait

Berlangganan

REKOMENDASI